Artikel ini dibuat untuk membuat gambaran cara setup akses internet rumahan (akses kabel LAN dan WiFi) dengan menggunakan koneksi internet mobile, dalam hal ini SmartFren Connex dan 3.5G Router TP-Link TL-MR3420.
Sekarang, bagaimana caranya membuat akses internet rumahan yang (menurut mamang) cukup ekonomis.
Modem & layanan akses internet menggunakan SmartFren Connex AC682 yang harganya sekitar Rp. 200rb an sudah dengan gratis akses up to 384Kbps selama 30 hari. Sesudah habis masa bonus akses per bulan bisa dibeli dengan harga Rp. 90rb / bulan untuk kecepatan up to 384Kbps dan bisa di double speed kan sampai ke 768Kbps dengan mempertahankan deposit saldo pulsa sebesar Rp.100rb. Sampai saat ini baru operator mobile broadband ini yang menerapkan aturan “tanpa quota” asli unlimited. Walaupun menurut mamang sih masih tetap ada aturan FUP (Fair Usage Policy) untuk mencegah sebagian pelanggan download semena-mena sehingga mengganggu pelanggan secara umum.
Sebetulnya modem di atas saja sudah cukup untuk akses bagi satu komputer. Bagaimana kalau di rumah ada satu unit desktop, satu notebook dan satu tablet PC?
Nah, untuk mendistribusikan akses tersebut digunakanlah alat yang namanya 3.5G Router. Pilihan mamang jatuh pada TP-LinkTL-MR3420 karena dengan harga yang tidak terlalu mahal (sekitar 300rb an) fitur dari router ini cukup mantap dan tentunya mendukung banyak jenis modem 3G USB. Untuk modem Smartfren Connex AC682 harus upload file .bin nya dulu yang bisa didownload di sini. Selain itu router ini dilengkapi dengan fitur parental control sehingga akses terhadap situs-situs yang “terlarang” bagi anak-anak bisa diblok tapi tetap bisa diakses oleh bapaknya… hehehe… dan satu lagi yang mamang suka dari router ini adalah fitur bandwidth management nya yang terbukti bisa membatasi kecepatan akses sampai ke level ip address dan atau MAC address. Jadi misalnya untuk kantoran bisa diterapkan IT Policy untuk akses internet dengan memanfaatkan alat ini. Router ini juga dilengkapi dengan port WAN RJ-45 sehingga bisa menjadi backup untuk akses internet kabel. Switching automatis bisa di set dengan preferensi apakah WAN dijadikan main link dan 3G jadi backup link maupun sebaliknya.
Nah sesudah dipasang alat ini, akses internet bisa dinikmati oleh seisi rumah melalui kabel LAN (untuk komputer desktop, Internet TV Box, dsb) dan WiFi (untuk notebook, netbook, iPad, Android tablet, Blackberry, dsb). Jadi biaya akses internet bulanan pun bisa diminimalisir. Dengan 90rb per bulan (dan deposit 100rb) bisa diperoleh akses internet yang hampir setara dengan akses jaringan ADSL seharga 200rb an perbulan. Memang kekurangan dari mobile broadband adalah “posisi menentukan prestasi”. Kalau gak ada sinyal ya tidak ada akses.
Perkiraan Biaya Awal :
USB Modem = Rp. 200rb (termasuk akses 30 hari)
3G Router = Rp. 300rb
UTP Cabling = Rp. 50rb (tergantung kondisi ruangan)
Total = Rp. 550rb
No related posts.
Jakarta Time




